Jumat, 23 Agustus 2013

Kartu kredit ICB Bumiputera justru bikin bank ICB Bumiputera merugi



Siapa yang mengira jika bank ICB Bumiputera bisa mengalami kerugian? Tapi itulah yang terjadi berdasarkan laporan keungan mereka untuk semester pertama tahun 2013. Dalam laporannya, defisit yang dialami bank ini mencapai Rp. 960 juta. Bandingkan dengan pendapatan mereka tahun lalu untuk semester yang sama dimana mereka bisa mencatat surplus Rp. 2,2 milyar. Benarkah kartu kredit ICB Bumiputera jadi biang keroknya?

kartu kredit, pakar kartu kredit, lunas kartu kredit, hutang kartu kredit, berita kartu kredit,Bunga Kartu Kredit, ccr, Credit Card, Credit Card revolution, kartu kredit bca, kartu kredit bni, kartu kredit mandiri, kartu kredit bii, promo kartu kredit, seminar kartu kredit, workshop kartu kredit, belajar kartu kredit, kartu kredit bank, kartu kredit danamon, kartu kredit mega, sejarah kartu kredit, kartu kredit indonesia, aplikasi kartu kredit, kartu kredit bri, kartu kredit citibank, tagihan kartu kredit, kaya dari kartu kredit, kartu kredit bijak, kartu kredit hutang baik, kartu kredit online, kredit tanpa agunan, kartu kredit syariah, kredit kpr, virtual credit card, kartu kredit virtual, kredit pinjaman bank, kode kartu kredit, perlunasan kartu kredit, kartu kredit platinum, kartu kredit silver, kartu kredit gold, visa kartu kredit, contoh kart kredit, bikin kartu kredit, depkolektor kartu kredit, info kartu kredit, cicilan kartu kredit, diskon kartu kredit, kartu kredit bukopin, kta, kartu kredit jakarta, kartu kredit bandung, kartu kredit medan, kartu kredit batam, kartu kredit jogja, kartu kredit solo, kartu kredit semarang, kartu kredit surabaya, dana tanpa agunan, cara membuat kartu kredit, internet banking, kredit, kredit kpr, limit kartu kredit, pinjaman tanpa jaminan, kartu kredit anz, kartu kredit cimb, gesek tunai kartu kredit, pemutihan kartu kredit
Kartu kredit ICB Bumiputera menjadi alasan kenapa bank ICB Bumiputera merugi

Banyaknya

kartu kredit ICB Bumiputera

yang bermasalah memang jadi alasan kenapa mereka merugi. Apalagi tingkat kartu kredit macet aatan NLP (Non Loan Performing) bank ICB Bumiputera cukup tinggi, bahkan menyentuh angka kisaran 6-7%. Alhasil, mereka terpaksa menyiapkan dana cadangan yang secara otomatis mengurasi laba perusahaan.

Semakin turunnya kualitas pembayaran pengguna kartu kredit dianggap sebagai penyebab utama kerugian ini. Sebagai solusinya, maka bank ini melakukan pembersihan terhadap nasabah kartu kredit mereka yang “nakal.” Selain itu, mereka juga menghentikan pengakuisisian nasabah kartu kredit baru terhitung sejak semester kedua ini. Namun, pihak bank ICB Bumiputera menegaskan kalau nasabah tetap bisa melakukan transaksi kartu kredit.

Problem

kartu kredit ICB Bumiputera

sepertinya bakal segera teratasi jika rencana akuisisi PT MNC Kapital Tbk. (BCAP) terhadap bank ini bisa segera terealisasi. MNC memang telah lama ingin mengakuisisi bank ICB Bumiputera, bahkan sudah dimulai sejak April. Apalagi, semua syarat kelengkapan di BI sudah dipenuhi, jadi akuisisi tersebut bisa segera terlaksana. Meski momen lebaran membuat posesnya sedikit tertunda. Rencana akuisisi MNC terhadap bank ini menumbuhkan asa baru kalau proses pencarian nasabah kartu kredit baru akan bisa aktif kembali.

0 komentar:

Poskan Komentar