Roy Shakti Pakar Kartu Kredit

Roy Shakti Pakar Kartu Kredit no 1 di Indonesia, penulis buku best seller Credit Card Revolution

Temu Nasional Credit Card Revolution

Credit Card Revolution adalah komunitas terbesar pengguna kartu kredit di Indonesia, yang di dirikan oleh Roy Shakti pakar Kartu Kredit

Penghargaan ISMBEA 2013

Roy Shakti menjadi salah satu penerima penghargaan di acara ISMBEA 2013

Seminar dan Workshop Kaya Modal Kartu Kredit

Ingin tahu bagaimana cara memanfaatkan kartu kredit sebagai mesin uang Anda? Segera Ikuti seminar dan workshop "Kaya Modal Kartu Kredit" info jadwal lihat di website ini.

Credit Card Revolution

Begabunglah dengan komunitas pengguna kartu kredit terbesar di Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2015

Tips menaikkan limit kartu kredit

Memiliki kartu kredit memang memberikan prestise tersendiri bagi si pemegang. Pengguna kartu kredit bisa mendapat berragam kemudahan daan cenderung diprioritaskan saat bertransaksi menggunakan kartu ajaib ini. Sayangnya, limit kartu kredit yang kecil sering kali membuat kita susah untuk menggunakan kartu plastik ini secara maksimal. Nah, berikut ini akan kami berikan tips menaikkan limit kartu kredit.

Tips menaikkan limit kartu kredit yang pertama adalah menggunakan kartu kredit secara teratur. Penggunaan kartu kredit yang teratur akan membuat bank berpikir kalau Anda adalah nasabah yang loyal dan aktif. Kalau Anda jarang menggunakannya, bank akan berpikir apa gunanya memberikan Anda kenaikan limit. Apalagi, semakin sering Anda menggunakan kartu kredit Anda juga akan memberikan banyak keuntungan bagi Anda, misal potongan harga atau reward poin. Tapi ingat, gunakan kartu kredit dengan bijak dengan menyesuaikan dengan kemampuan Anda. Jangan sampai karena Anda hanya ingin mengejar kenaikan limit Anda menggunakannya tanpa kontrol yang berujung Anda terjebak dalam hutang kartu kredit.

Limit kartu kredit, cara menaikkan limit kartu kredit
Ini dia tips menaikkan limit kartu kredit!

Cara menaikkan limit kartu kredit selanjutnya yang efektif adalah membayar tagihan Anda tepat waktu. Sebelum meloloskan permintaan kenaikan limit, bank selalu akan mengecek track record pembayaran Anda. Dengan membayar tagihan tepat waktu akan membuat bank berpikir Anda adalah nasabah yang bertanggung jawab dan bisa dipercaya. Sehingga, bank tidak ragu untuk menaikkan limit kartu Anda.

Rabu, 08 Juli 2015

Mendekati lebaran, transaksi kartu kredit BNI tembus Rp. 3 triliun

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang hari raya Idul Fitri masyarakat sudah mulai konsumtif. Hal ini juga berimbas pada bisnis kartu kredit. Terbukti, penggunaan kartu kredit mengalami peningkatan. Hal ini juga dirasakan oleh bank BNI. Transaksi kartu kredit BNI bahkan berhasil menembus angka Rp. 3 triliun.

Transaksi kartu kredit, Kartu kredit BNI
Menjelang lebaran, transaksi kartu kredit BNI naik hingga 20%

Hal ini berdasarkan laporan dari Anggoro Eko Cahyo, Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Berdasarkan data yang didapatkannya, terjadi peningkatan sebesar 20%. "Tahun ini meningkat 20 persen, kalau tahun kemarin bisa sampai 30 persen," ujar Anggoro.

Senin, 18 Mei 2015

Mandiri dan BCA mulai waspadai kartu kredit macet

Dampak melambatnya pertumbuhan perekonomian membuat takut pihak perbankan. Apalagi dampaknya sudah mulai dirasakan oleh bisnis kartu kredit. Yang ditakutkan apalagi kalau bukan NPL (Non Performing Loan) alias kredit bermasalah. Hal ini tentu membuat beberapa bank mulai waspada akan resiko kartu kredit macet milik mereka.

Apalagi, menurut data OJK (Otoritas Jasa Keuangan), hanya dalam tempo 2 bulan, nilai kartu kredit macet naik Rp. 208 miliar. Dari data Februari 2015, NPL kartu kredit menyentuh angka Rp. 1,4 trilyun, atau jika diprosentasikan sebesar 2,18%. Angka ini menunjukkan kenaikan mengingat hingga Desember 2014, NPL kartu kredit masih di posisi 1,9%, atau sebesar Rp. 1,2 trilyun.

Bank Mandiri, BCA, kartu kredit Mandiri, kartu kredit BCA
Naiknya NPL kartu kredit membuat bank Mandiri dan BCA muali waspada akan resiko kartu kredit macet

Dua bank yang sudah merasakan dampak NPL adalah Mandiri dan BCA. Mandiri misalnya, menurut laporan bulan Maret, NPL kartu kredit mereka telah mencapai angka 3%. Menurut mereka, ada alasan kenapa NPL mereka bisa mencapai angka tersebut.

Senin, 20 April 2015

3000 kartu kredit BCA ditutup

Peraturan Bank Indonesia tentang pembatasan kepemilikan kartu kredit kini sudah mulai diterapkan. Hal itulah yang dilakukan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai penerbit kartu kredit yang taat aturan. Mereka mengumumkan jika 3000 kartu kredit BCA ditutup. Apakah penutupan ini berdampak bagi bisnis kartu kredit mereka?

Penutupan kartu kredit BCA, BCA, Bank Central Asia
Penutupan 3000 kartu kredit BCA diyakini tidak akan mengganggu bisnis kartu kredit bank swasta tersebut

Penutupan 3000 kartu kredit BCA tersebut disampaikan langsung oleh Santoso, Head of Costumer Card PT Bank Central Asia Tbk saat ditemui Jumat (17/04/2015). "Saat ini hanya di bawah 3.000 nasabah yang akhirnya harus menutup kartu," ungkap Santoso.

Kamis, 16 April 2015

Bank Mandiri targetkan transaksi kartu kredit tembus Rp 32 T

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk benar-benar tidak mau main-main dengan partisipasinya di dunia persaingan industri kartu kredit. Hal itu dibuktikan dengan konfidensi mereka yang telah menetapkan beberapa target di tahun 2013. Untuk pertumbuhan kartu kredit, mereka mentargetkan kenaikan di angka 10 – 15%. Sedangkan untuk transaksi kartu kredit, target Rp 32 triliun optimis dicapai.

Transaksi kartu kredit Mandiri, kartu kredit Mandiri, Bank Mandiri
Transaksi kartu kredit Bank Mandiri ditargetkan bisa tembus angka Rp 32 T

Tentang target tersebut disampaikan langsung oleh Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking Bank Mandiri. Untuk pertumbuhan kartu kredit, meski terganjal aturan BI, terutama pembatasan kepemilikan kartu, pihaknya yakin mampu merealisasikannya. Ini dikarenakan kebanyakan nasabah kartu kredit Mandiri yang profitable adalah tipe gold.

Senin, 06 April 2015

MasterCard : 20 juta calon pengguna kartu kredit baru belum tersentuh

Pertumbuhan kartu kredit di awal tahun 2015 sedikit melambat. Hal ini berdasarkan laporan dari MasterCard Indonesia melalui Vice President & Country Managernya, Irni Palar. Penurunan ini dikarenakan menurunnya permintaan Industri. Lalu, bagaimana dengan pangsa pasar calon pengguna kartu kredit baru? Apakah masih bisa bertambah lagi?

Calon pengguna kartu kredit baru akan selalu ada. Menurut MasterCard setidaknya ada 20 juta rakyat Indonesia yang berpotensi menggunakan kartu ajaib ini. Mereka tersebar diseluruh kota di Indonesia. Masalahnya adalah bisakah perbankan menggaet mereka?

calon nasabah kartu kredit baru
MasterCard memperkirakan masih ada 20 juta calon pengguna kartu kredit baru yang belum dimaksimalkan oleh perbankan

"Potensi ini berasal dari segmen yang berbeda-beda dan akan sangat tergantung masing-masing perbankan untuk membidik segmen yang mana," ujar Irni Palar.

Kamis, 26 Maret 2015

Per Desember 2015, Jepang siap terima transaksi kartu kredit Indonesia

Kabar gembira bagi para pengguna kartu kredit di Indonesia. Mulai desember, kartu kredit Indonesia bakal bisa digunakan di Jepang. Selama ini, pengguna kartu kredit bisa menggunakan ATM di convenient store Seven Eleven di Jepang hanya jika kita memiliki rekening di bank Seven Bank di Jepang saja. Tapi, per Desember 2015, kita bisa bertransaksi dan juga bisa tarik tunai di semua ATM tersebut tanpa harus membuka rekening.

Takashi Tsuzuura, bank Seven Bank Jepang
Takashi Tsuzuura, menyampaikan kalau kartu kredit Indonesia per Desember 2015 akan bisa digunakan untuk tarik tunai di semua ATM bank Seven Bank Jepang

Kabar tentang bisa dipakainya kartu kredit Indonesia di Jepang ini disampaikan langsung oleh Ass General Manager Seven Bank Ltd, Takashi Tsuzuura. “Nanti mulai Desember 2015, semua kartu kredit yang diterbitkan di Indonesia, bahkan penggunaan layar juga bahasa  Indonesia dapat dilakukan di ATM Seven Bank yang ada di semua Seven Eleven di Jepang,” ujarnya saat ditemui di kantornya pada Rabu (25/03/2015).